Berbagai menu disajikan dengan sempurna, seperti pecel tahu tempe, sayur daun singkong, beraneka ragam krupuk, tahu isi dan jajan pasar lainnya.
Bahkan ada beberapa emak-emak yang membuat suasana “lebih Indonesia” dengan memajang bermacam-macam kebaya dan batik, serta pernak pernik dari Indonesia.

Tak terasa, acara berlangsung 9 jam, dari pukul 11 pagi hingga pukul 8 malam. Berhubung sedang musim panas, suasana malam pun tampak terang.
Perayaan tujuh belasan tidaklah seru tanpa permainan-permainan ini: acara balap karung, lomba makan krupuk, lari sarung, dan tarik sarung.

Tak ketinggalan, lomba bola voli, yang membuat para diapora Indonesia larut dalam tawa dan canda, menikmati perayaan ini.