“KRI Canopus-936 adalah lompatan besar bagi Indonesia. Kapal ini bukan hanya memperkuat kapasitas TNI AL, tetapi juga membuka era baru kemandirian data kelautan Indonesia. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kemitraan strategis mampu menghasilkan inovasi nyata bagi keamanan masa depan bangsa,” ujar Dubes Abdul Kadir.
Alih teknologi

Pembangunan kapal ini merupakan hasil kerja sama selama 36 bulan antara PT Palindo Marine (Indonesia) dan Abeking & Rasmussen (Jerman).
Proyek ini memastikan terjadinya transfer teknologi (transfer of technology) yang krusial bagi kemandirian industri perkapalan nasional.
Nilai Strategis KRI Canopus-936 bagi Indonesia, antara lain:
- Penguatan Pertahanan: Meningkatkan kapasitas dan kesiapan operasional TNI AL.
- Kemandirian Industri: Mendorong peningkatan kapasitas SDM melalui alih teknologi pertahanan.
- Diplomasi Maritim: Mempererat hubungan strategis Indonesia–Jerman di bidang teknologi laut.
Upacara serah terima ini dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) RI, jajaran Kementerian Pertahanan, serta perwakilan tinggi dari Angkatan Laut dan Badan Hidrografi Jerman.
Dengan hadirnya KRI Canopus-936, Indonesia kini siap melangkah menuju masa depan maritim yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat dalam mengelola wilayah lautnya.***
Sumber: Siaran Pers KBRI Berlin

