Nyepi Tak Sekadar Ritual Tapi Solusi

Sebaiknya perang, secara umum kerap menimbulkan trauma kolektif, ketakutan, dan kebencian antar-kelompok yang seringkali menetap hingga beberapa generasi ke depan.

Meski aktivitas ekonomi berhenti sejenak, saat nyepi infrastruktur tetap utuh. Secara paradoks ini dianggap sebagai “investasi” untuk efisiensi energi dan kesehatan mental jangka panjang.

Berbeda dengan perang yang bersifat annihilation atau menghancurkan infrastruktur fisik dalam sekejap (sekolah, RS, rumah), yang dibangun selama puluhan tahun. Ini justru memicu krisis ekonomi yang sangat dalam.

Kesimpulannya Nyepi adalah jeda untuk keberlanjutan (sustainability), sedangkan perang adalah pemborosan sumber daya dan nyawa yang masif.

Nyepi membuktikan bahwa dunia justru menjadi lebih baik ketika manusia memilih untuk berhenti sejenak.

Beruntunglah mereka yang bisa menyisihkan satu hari sibuknya, untuk diam dalam indahnya damai Nyepi.

*) Jurnalis Terakreditasi, tinggal di Milan, Italia.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *