Penulis: A. Zulfan*)
Arnhem, Wartaeropa.com – Bila awam mengunjungi Bali, kesan yang mengundang tanya baginya adalah banyaknya sesajen di berbagai tempat.
Sesajen itu tersebar, mulai bandara, hotel dan tempat-tempat wisata, toko-toko, warung di pinggir jalan, sampai rumah-rumah penduduk.
Bentuknya bermacam-macam. Ada yang sederhana berupa taburan beras yang ditaruh di atas sehelai daun pisang, berbagai macam bunga dan buah-buahan yang ditaruh di sebuah wadah anyaman daun kelapa dan dupa yang menyala, dan lain sebagainya.
Masyarakat Bali menyebut sesajen sebagai banten. Itu adalah persembahan tulus dari manusia, sebagai simbol rasa syukur dan jembatan spiritual kepada Sang Hyang Widhi (Tuhan), dewa-dewi serta para leluhur.
Banten adalah bagian tak terpisahkan dalam berbagai upacara keagamaan Hindu di Bali.
Seluk beluk pembuatan banten yang dipimpin seorang tokoh perempuan di Bali itu dijadikan film dokumenter berjudul Wiku Tapini karya Agung Bawantara.
Melalui film dokumenter ini, penontonnya diajak untuk menyelami seluk-beluk persiapan membuat banten untuk kebutuhan suatu upacara keagamaan agung di pura. Tokoh penting dalam pembuatan banten itu adalah Wiku Tapini.
Wiku Tapini merupakan istilah yang dikenal dalam tradisi keagamaan Hindu di Bali, merujuk ke seorang perempuan suci yang memiliki keahlian mumpuni dalam membuat banten.
Ia disebut sebagai Wiku (pedanda atau pendeta). Wiku Tapini mengabdikan dirinya secara tulus dalam memimpin pembuatan banten yang rumit.
Segala sesuatu yang terdapat dalam banten itu memiliki simbol dan makna tersendiri yang berhubungan dengan Dewa-Dewa.
Seorang Wiku Tapini tidak hanya ahli secara teknis, tetapi juga menguasai aspek spiritual yang mendalam sebagaimana diatur dalam teks-teks tradisional Bali seperti Lontar Widhisastra.
Dalam kepercayaan Bali, tokoh Wiku Tapini ini diawasi oleh Bathari Durga, dewi pelindung sekaligus penguasa kegelapan.
Maka tak mengherankan jika saat Wiku Tapini sedang membuat banten, ia tampak mengerjakannya dengan sangat khusuk dan berhati-hati sekali.

