Penulis: Rieska Wulandari *)
ALIH-ALIH mendukung perang, bagaimana kalau mulai dukung perayaan nyepi agar dilakukan serentak di seluruh dunia.
Nyepi memberikan benefit lingkungan dan mental yang luar biasa.
Di Bali saja, Catur Brata Penyepian memberikan benefit yang jelas. Apalagi jika diterapkan secara global.
Berdasarkan studi BMKG di Bali pada tentang beberapa tahun terakhir, Nyepi mampu mengurangi 60 persen polusi udara, menghemat 290 megawatt listrik, dan juga menghemat sekitar 500.000 liter bahan bakar.
Jika skala ini diperluas ke seluruh dunia, penghematan energi dan penurunan emisi karbon akan mencapai angka jutaan ton per hari.
Tak hanya itu. Emisi CO² berkurang hingga 20.000 ton dalam sehari. Kualitas udara membaik dan polusi suara hilang total.
Sementara perang menyebabkan kerusakan ekologis jangka panjang. Ledakan senjata melepaskan gas beracun, menghancurkan tanah, dan mencemari sumber air dengan zat kimia atau logam berat. Butuh waktu puluhan tahun untuk pulih.
Dari sisi psikologis dan sosial, keheningan memberikan ruang untuk mulat sarira (introspeksi diri), menurunkan tingkat stres masyarakat, dan memperkuat ikatan spiritual.

