Wartaeropa.com – Siapa sangka buronan internasional kasus narkotika yang sudah dicari pihak Interpol selama 10 tahun ditangkap di Bali.

Imigrasi bersama Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri menangkap Antonio Strangio yang buron sejak 2013 saat baru mendarat di Bandara Internasional Ngurah Rai Bali.

Diduga pentolan geng ‘Ndrangheta yang terlibat kasus 160 kilogram mariyuana itu terbang ke Bali untuk liburan.

Menurut Kasubdit III Jatanras Polda Bali AKBP Endang Tri Purwanto, Selasa 7 Februari 2023, Polri melakukan penangkapan berdasarkan Red Notice dari Interpol Roma Italia.

Namun pria 32 tahun asal Calabria Italia itu memiliki dua kewarganegaraan, yaitu Italia dan Australia.

“Jadi ditangkap oleh imigrasi, kemungkinan dia baru mendarat di Indonesia langsung ditangkap teman-teman imigrasi tanggal 3 dan diserahkan tanggal 4 ke Polda Bali,” ujarnya, sebagaimana dilansir Detik Bali.

Razia kendaraan saat pencarian Antonio Strangio oleh kepolisian Carabinieri, beberapa waktu lalu. (Foto: YouTube)

Perdagangan narkoba dan mafia

Di Italia, Strangio didakwa memproduksi dan memperdagangkan narkoba dengan metode mafia yang memberatkan. Penjahat kelas kakap itu kini ditahan di Rutan Polda Bali.

AKBP Endang menyebutkan, pengajuan surat buron dilakukan pada 2016 sehingga kemungkinan besar Antonio telah menghilang sejak tahun tersebut.

Endang menjelaskan, langkah selanjutnya adalah komunikasi antar-polisi. Kemungkinan tersangka akan diekstradisi, setelah berkomunikasi dengan AFP atau Interpol.

 

Kerja sama brilian

Komando Carabinieri kepada Fanpage.it Provinsi Reggio Calabria menyatakan, keberhasilan ditangkapnya buronan Interpol itu berkat kerja sama internasional yang brilian.

Di tingkat investigasi, pihaknya didukung oleh Unit I-CAN (Kerja Sama Interpol Melawan ‘Ndrangheta) dan dibantu pakar keamanan Italia di Canberra Australia.

Secara teknis Komando Carabinieri berhasil menggerakkan polisi di kuadran lain dunia, yaitu antara Australia dan Indonesia untuk memberikan semua informasi yang mengarah pada identifikasi Strangio.

 

Menghilang dari Italia sejak 2013

Strangio tidak pernah menunjukkan batang hidungnya di Italia sejak 2013.

Terkait dengan ‘ndrina San Luca yang homonim dan juga dikenal sebagai “Janchi”, dia dicari karena memproduksi dan memperdagangkan narkoba dengan keadaan yang memberatkan metode mafia.

Direktorat Anti-Mafia Distrik Reggio Calabria dan dilakukan oleh Departemen Investigasi Komando Provinsi Carabinieri Reggio Calabria kemudian melakukan operasi yang disebut ” Eclissi 2″.

Investigasi ini juga merupakan kelanjutan dari “Operasi Gerhana” yang dimulai sejak Juli 2015.

Dalam operasi itu terdapat 11 perintah penjagaan pencegahan terhadap subjek yang tergabung dalam geng ‘Ndrangheta di wilayah Vibonese dan Reggio, Italia.

 

Selama pelarian jadi WN Australia

Strangio melarikan diri ke Australia. Setelah beberapa  tahun ia menjadi warga negara Australia yang dinaturalisasi sehingga  tidak dapat diekstradisi.

Tapi begitu dia keluar dari wilayah Australia, dia bisa ditangkap.

Dia diperkirakan akan kembali ke Italia, dalam waktu satu bulan ke depan,  setelah berbagai prosedur dilengkapi.

PM Italia Giorgia Meloni (Foto: Governo.it)

Didahului penangkapan buronan lainnya

Berita penangkapan Strangio muncul beberapa hari setelah penangkapan buronan Calabria lainnya, Edgardo Greco, yang dijuluki “koki ‘Ndrangheta”.

Greco, yang ditangkap di Saint Etienne Prancis, dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena pembunuhan ganda.

“Dengan penangkapan Antonio Strangio di Bali, penangkapan ketiga terhadap buronan berbahaya dilakukan dalam waktu beberapa hari, setelah penangkapan Edgardo Greco di Prancis.

Keberahasilan penangkapan buronan kelas kakap ini disambut gembira Perdana  Menteri Italia Giorgia Meloni.

“Saya ingin menyampaikan kepuasan dan ucapan selamat yang paling hangat kepada semua intelijen, ketertiban, dan kepolisian yang memungkinkan hasil yang luar biasa ini. Perjuangan melawan kejahatan dan melawan segala bentuk ilegalitas tetap menjadi tujuan prioritas pemerintah kita,” ujar PM Meloni. []

Foto headline: Antonio Strangio berbaju oranye. (Foto: coconuts.co)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *