Indonesia Pimpin Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa

Jenewa, Wartaeropa.com – Sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB tahun 2026, Indonesia bersiap memimpin Sidang ke-61 Dewan HAM PBB pada 23 Februari hingga 31 Maret 2026.

Rangkaian acara diawali Sidang Tingkat Tinggi (High-Level Segment) pada 23–25 Februari 2026.
Menteri Luar Negeri Sugiono akan menyampaikan pernyataan nasional pada sesi pembukaan pada 23 Februari 2026.

Sesi perdana ini juga akan menghadirkan pidato dari Presiden Majelis Umum PBB, Sekretaris Jenderal PBB, serta Komisioner Tinggi HAM PBB.

Sidang Tingkat Tinggi ini secara resmi akan dibuka oleh Duta Besar Sidharto R. Suryodipuro, Wakil Tetap RI di Jenewa, yang bertindak selaku Presiden Dewan HAM PBB.

Hingga saat ini, lebih dari 100 pejabat tinggi dunia telah mengonfirmasi kehadiran mereka.

Sejumlah kepala negara, termasuk Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta dan Presiden Kolombia Gustavo Francisco Petro Urrego, dipastikan hadir secara langsung.

Sementara itu, Presiden Kepulauan Marshall serta Perdana Menteri Nepal dan Somalia akan menyampaikan pernyataan mereka melalui pesan video.

Sidang ke-61 ini bertepatan dengan peringatan 20 tahun berdirinya Dewan HAM PBB.

Pertemuan ini digelar di tengah situasi global yang penuh tantangan, mulai dari ketegangan geopolitik hingga tekanan finansial pada sistem PBB.

Visi “Presidency for All”

Memperkuat kerja sama internasional demi perlindungan HAM yang setara dan universal. (Foto: Dok PTRI Jenewa)

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *