Ada-ada Saja, Netizen Tanya BARD Bagaimana Cara Membunuh Manusia

Ia mengatakan, meski BARD dilengkapi perangkat filter etis yang lebih kuat dibandingkan ChatGPT, namun BARD juga terbukti rentan terhadap pertanyaan para netizen yang tak etis dan tak bermoral.

Sementara itu, Rahmat Mulyana, ahli Tata Kelola dan Manajemen Keamanan Siber yang berbasis di Universitas Stockholm Swedia mengatakan, netizen harus memahami bahwa hal terpenting hadapi perang teknologi adalah manusia itu sendiri.

“Dalam dunia IT ada 4 aspek terpenting, yaitu software, hardware, infoware dan brainware. Yang paling penting adalah brainware atau otak manusia itu sendiri atau the man behind the gun. Sekian itu, tentu sebaiknya keempat aspek ini harus berfungsi bersamaan seperti rantai, dijaga agar tidak putus salah satunya,” ujarnya.

Agar tidak mudah dimanipulasi, ujar Rahmat, pengguna harus mendapatkan edukasi yang cukup.

Selain itu, kita harus memahami arti eksistensi manusia di tengah pertempuran dunia digital ini, agar bisa tetap bersaing, bahkan dengan teknologi canggih sekalipun.***

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *