Indonesia Pimpin 68 Negara Lintas Kawasan di Dewan HAM PBB, Serukan Akses Pangan Bergizi bagi Anak

Deputi Wakil Tetap RI, Dubes Achsanul Habib dalam Dialog Interaktif dengan Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Kesehatan, Rabu (17/6). (Foto: PTRI Jenewa)

Jenewa, WartaEropa.com – Indonesia memimpin inisiatif bersama 68 negara dari berbagai kawasan dunia untuk menegaskan pentingnya akses pangan bergizi bagi anak sebagai bagian dari pemenuhan hak asasi manusia, terutama hak atas kesehatan dan kehidupan yang layak.

Pernyataan bersama tersebut disampaikan pada Sidang ke-62 Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, dalam Dialog Interaktif dengan Pelapor Khusus PBB untuk Hak atas Kesehatan, Rabu (17/6).

Inisiatif Indonesia memperoleh dukungan luas dari negara-negara di kawasan Afrika, Asia-Pasifik, Eropa, hingga Amerika. Dukungan lintas kawasan itu mencerminkan semakin kuatnya kesadaran internasional bahwa pemenuhan gizi anak merupakan isu universal yang melampaui perbedaan wilayah maupun kepentingan politik.

“Menyatukan puluhan negara dari berbagai kawasan dalam satu posisi bersama bukanlah hal yang mudah. Dukungan ini menunjukkan bahwa akses terhadap pangan bergizi bagi anak semakin diakui sebagai isu hak asasi manusia yang mendesak dan universal,” tegas Indonesia seperti disampaikan Deputi Wakil Tetap RI, Dubes Achsanul Habib, dalam pernyataannya.

Dalam pernyataannya, Indonesia menegaskan bahwa akses terhadap pangan yang sehat dan bergizi merupakan fondasi utama bagi terpenuhinya hak atas kesehatan. Namun, hingga kini miliaran orang masih menghadapi ancaman kerawanan pangan, sementara jutaan anak mengalami kekurangan gizi yang berdampak pada pertumbuhan, kesehatan, dan masa depan mereka.

By Redaksi

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *