Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Liz Truss, dalam pernyataan resmi di kantornya, Downing Street, mengatakan bahwa Ratu Elizabeth II meninggalkan warisan besar.
“Hari ini tahta diserahkan -seperti yang terjadi selama lebih seribu tahun- kepada Raja baru kita, kepala negara kita yang baru, Yang Mulia Raja Charles III,” kata Truss.
Truss menyatakan kesetiaan dan pengabdiannya kepada Raja baru, sama seperti dilakukan terhadap ibundanya selama ini. “God Save The King,” ucap Truss menutup pernyataannya.
Simbol paling dicintai bagi dunia
Perdana Menteri Italia Mario Draghi menyatakan rasa duka yang mendalam atas kepergian Ratu Elizabeth II. Draghi menilai bahwa Elizabeth II merupakan salah seorang tokoh kunci dalam sejarah dunia selama 70 tahun terakhir.
“Ia menjadi representasi figur yang bijaksana dan terhormat dari Kerajaan Inggris dan negara-negara Persemakmuran bagi demokrasi. Ia adalah simbol yang paling dicintai bagi negerinya, yang dihormati, disayangi, dan disukai oleh seluruh dunia,” ujar Draghi.
Draghi menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada segenap kerabat Kerajaan, pemerintah Inggris, dan seluruh rakyat Kerajaan Inggris, serta rakyat negara-negara Persemakmuran.
(Dari berbagai sumber)
Keterangan: Foto headline parade.com

