Indonesia Jadi Mitra Strategis Swiss dalam Pengembangan Industri Mineral dan Logam

Menurut Dubes Ngurah Swajaya, Indonesia berpotensi menjadi mitra strategis Swiss dalam memperkuat rantai pasok industri global.

Sebaliknya, investasi Swiss diyakini dapat memperkuat ekosistem industri nasional dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

“Indonesia menjadi mitra potensial Swiss dalam memperkuat rantai pasok industri, sementara investasi Swiss akan dapat memperkuat ekosistem industri Indonesia menuju Indonesia Emas 2045 sebagai salah satu negara industri unggul,” ujar Ngurah.

Ngurah juga menekankan bahwa penguatan hubungan bilateral saat ini menjadi pijakan menuju kemitraan strategis yang lebih erat.

“Indonesia dan Swiss memiliki kesamaan karakter. Kedua negara, sesuai prinsip politik luar negeri masing-masing, dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan semua negara, serta memegang teguh nilai yang sama seperti multilateralisme dan hukum internasional. Selain itu, kedua negara memiliki landasan kerja sama yang kuat dan terus berkomitmen berkontribusi bagi perdamaian serta kesejahteraan dunia,” katanya.

Selama lebih dari 75 tahun hubungan diplomatik, Indonesia dan Swiss telah memperkuat kerja sama melalui berbagai perjanjian internasional, antara lain Indonesia-European Free Trade Association Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE-CEPA), Bilateral Investment Treaty (BIT), Mutual Legal Assistance (MLA), serta sejumlah kerja sama ekonomi dan investasi lainnya, termasuk di sektor pengolahan mineral dan logam.

Peringatan 75 tahun hubungan Indonesia-Swiss tahun ini mengusung tema “Trust, Innovation, Partnership”, yang mencerminkan semangat kemitraan yang dibangun atas dasar kepercayaan, komitmen terhadap inovasi, serta hubungan yang setara dan saling menguntungkan.

Kehadiran Indonesia pada Industry Day 2026 di Basel menjadi bagian dari rangkaian perayaan 75 tahun hubungan bilateral yang diselenggarakan KBRI Bern sepanjang tahun 2026 melalui berbagai kegiatan ekonomi, seni, budaya, dan diplomasi publik lainnya.

Perayaan tersebut juga mengangkat tagar #RICH_75indonesiaswiss, dengan RICH merupakan akronim dari Republik Indonesia (RI) dan Swiss (CH), yang melambangkan eratnya hubungan kedua negara selama tujuh setengah dekade terakhir.***

Sumber: Press Release KBRI Bern

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *